Purbalingga, Rabu, 21 Januari 2026 — MTs Negeri 2 Purbalingga melaksanakan kegiatan PKKM (Penilaian Kinerja Kepala Madrasah) sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu tata kelola dan kualitas layanan pendidikan. Kegiatan ini menjadi agenda strategis yang bertujuan untuk menilai capaian kinerja kepala madrasah secara komprehensif, sekaligus sebagai sarana refleksi dan evaluasi terhadap penyelenggaraan pendidikan di madrasah.

PKKM memiliki tujuan utama untuk mengukur efektivitas kepemimpinan kepala madrasah dalam mengelola satuan pendidikan, mulai dari aspek manajerial, kewirausahaan, supervisi akademik, hingga pengembangan budaya mutu madrasah. Sasaran dari kegiatan ini tidak hanya tertuju pada kinerja individu kepala madrasah, tetapi juga pada sistem dan kinerja kelembagaan secara menyeluruh. Dengan demikian, PKKM menjadi instrumen penting dalam memastikan bahwa arah kebijakan dan program madrasah berjalan selaras dengan standar nasional pendidikan dan visi madrasah.

Manfaat PKKM bagi MTs Negeri 2 Purbalingga sangat signifikan. Melalui proses penilaian yang objektif dan terukur, madrasah memperoleh gambaran nyata mengenai kekuatan, capaian, serta aspek yang masih perlu ditingkatkan. Hasil PKKM diharapkan mampu menjadi dasar perencanaan program tindak lanjut, baik dalam peningkatan kualitas pembelajaran, pengelolaan sumber daya manusia, maupun penguatan manajemen berbasis madrasah. Selain itu, PKKM juga mendorong terciptanya budaya kerja yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Kegiatan PKKM ini diasesori oleh Bapak Sodikin, M.Pd, selaku Pengawas Pembina MTs Negeri 2 Purbalingga, serta diikuti oleh Tim PKKM Madrasah. Proses penilaian berlangsung secara sistematis melalui telaah dokumen, paparan kinerja kepala madrasah, serta klarifikasi dan diskusi mendalam dengan tim terkait. Suasana kegiatan berjalan kondusif, penuh keterbukaan, dan bernuansa evaluatif konstruktif.

Dalam pesan dan kesannya, Bapak Sodikin, M.Pd menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan kinerja MTs Negeri 2 Purbalingga. Ia menegaskan bahwa PKKM bukan sekadar kegiatan penilaian administratif, melainkan sarana pembinaan untuk mendorong peningkatan kualitas madrasah secara berkelanjutan. “PKKM adalah momentum refleksi. Apa yang sudah baik perlu dipertahankan dan ditingkatkan, sementara yang masih kurang harus dijadikan bahan evaluasi bersama untuk perbaikan ke depan,” ujarnya.

Beliau juga berharap hasil PKKM dapat ditindaklanjuti secara nyata dan berkesinambungan, sehingga MTs Negeri 2 Purbalingga semakin maju, adaptif, dan mampu memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik. Kegiatan PKKM ini pun menjadi peneguh komitmen madrasah dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Explore More

Monev ZI dari KEMENAG Kab. Purbalingga

**Tim Monev Zona Integritas Kemenag Purbalingga Lakukan Pendampingan di MTsN 2 Purbalingga** **Purbalingga (Humas)** – Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembangunan Zona Integritas (ZI) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga melanjutkan

PENGENDALIAN GRATIFIKASI PADA KEMENTERIAN AGAMA

Pengendalian gratifikasi merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas di lingkungan Kementerian Agama. Sebagai satuan kerja di bawah naungan Kementerian Agama, MTs Negeri

MTs Negeri 2 Purbalingga Raih Predikat “Sangat Baik” dalam IKPA 2024

Purbalingga, Rabu 24 Juli 2025 MTs Negeri 2 Purbalingga menorehkan prestasi membanggakan di bidang tata kelola keuangan. Melalui evaluasi rutin terhadap pelaksanaan anggaran oleh Kementerian Keuangan, madrasah ini berhasil meraih